Coba lihat langit yang elok lalu tanah dan pohon yang merdu mengizinkan kami bertemu 'Simbah' yang memanggil serak tak beriak. Berharap semesta mempertemukan kami kembali.
Mungkin matahari sedang sendu , kupu2 memanggil angin , terlukis langit terburu buru , jadi yang ada hanya warna kelabu.
Pertemuan tanpa tepi
Semoga langit mengamini
Semoga langit mengamini
Anyway this poem as a caption on instagram inspiring by Poet, he said 'Itu memadukan antara lirik lagu sama pemikiran amatiranku' edisi amatiran yang ngga nanggung nanggung. Actually, this is combine of us. I made for first couplet and he for the second.
Karena setiap perjalanan punya cara tersendiri untuk mengabadikan emosi and lautan aksi
Combine with Syafrizal Rasyid, thank you.
Qurbani Edition 1437 H
