Empat jam total durasi perjalanan Singkawang ke Pontianak disertai dengan singgah di Mempawah, bikin aku sempoyongan.
Leher belakangku terasa ngilu karena jalanan yang sedikit bergelombang dan membuat tubuhku ikut bergoyang, aku bawa tidur di kasur hotel jalan gajah mada Pontianak. Bising dan suara-suara dari segala penjuru masuk tanpa pengedap.
Perjalanan ke Kalimantan Barat ini buatku percaya bahwa "if it's yours it's gonna be yours". Sebab tepat setahun lalu aku gagal pergi ke Pontianak, gagal meramu dari serangkaian kegiatan yang sudah disusun rapi dari CLAP Project. Impian keliling provinsi ini sembari membayangkan Dian Sastro makan choipan di Singkawang sirna seketika. Jadi, datangnya proyek dari World Food Program di kantorku akhir tahun 2025 lalu bikin aku harap-harap cemas sembari berdoa barangkali rejekinya memang ditunda setahun kemudian dan kali ini adalah gilirannya.
Ternyata benar, setelah beberapa kali bongkar pasang tim.
Bukan sebagai lulusan jurusan perkotaan, tapi berkat artikel-artikel National Geographic aku jadi suka melihat ruang dan manusia yang berkelindan dan tertata dengan alami maupun buatan di sebuah kota. Singkawang untukku, terasa sangat hidup sekali. Masjid, vihara, gereja, pertokoan, jalanan, dan lampion merahnya menyala dan beriringan dengan kesibukan penduduknya.
Semua terlihat penuh rasa dan nyawa untuk menghidupi kota kecil di antara gunung dan lautan ini. Setiap kendaraanku melintasi jalanan kotanya, aku rajin mengintip keluar jendela dan memasang rencana kunjungan atau singgah selagi bisa. Menyisipkan agenda jalan kaki pagi dan sore di antara rentetan pekerjaan penelitian ini. Sebagaimana kata seorang kawan, imbalan dari lelahnya berkeliling mencari data saat penelitian adalah makan enak!
Selain itu, Singkawang punya cara lain menyihir segenap indraku, sudut-sudut kecil, papan nama toko, apotek, toko lawas, dan deretan mural di kampung-kampung kotaku buatku ingin sekali menekan tombol jepret di kamera gawaiku. Berkali-kali. Ingin lagi singgah ke Singkawang!
Selanjutnya,
Nggak sabar menyisir Pontianak dalam babak empat hari ke depan!
Pontianak, 25 Januari 2026
22.37